Bisnis Umum

Published on October 7th, 2017 | by Trisna Budhiarta

Perlakukan Bisnis Anda seperti Bisnis, Bukan Hobi

Hai selamat datang di blogTrisna.com,

Pertama-tama silakan klik like pada FB saya,  dan kali ini saya membagikan artikel yang menarik untuk Anda. Selamat membaca, semoga bemanfaat!!

Sebuah hobi bisa berubah menjadi bisnis tapi bisnis tidak pernah bisa menjadi hobi. Ada beberapa orang kaya dan terkenal yang memiliki kemewahan untuk melakukan bisnis sambil menikmati liburan. Bagi orang yang tingkat kehidupannya lebih rendah, bisnis dan liburan tidak berjalan beriringan. Setiap bisnis membutuhkan investasi yang serius, baik itu materi seperti uang dan infrastruktur  serta tidak kalah penting seperti waktu dan usaha. Berikut adalah beberapa dari banyak alasan mengapa Anda harus memperlakukan bisnis Anda seperti bisnis dan bukan hobi.

Hobi lebih merupakan hobi di mana Anda memiliki gairah yang sesungguhnya. Bisnis tidak akan pernah menjadi hobi. Ada konsekuensi serius. Anda mungkin akan kehilangan uang. Jika Anda memiliki karyawan, maka pekerjaan itu dipertaruhkan dan karenanya penghidupan mereka. Jika Anda memiliki produk atau layanan yang bergantung pada orang maka Anda mempertaruhkan hal tersebut dan konsumen atau pelanggan Anda akan ditinggalkan tanpa daya jika Anda gagal memberikannya.

Sebuah hobi benar-benar pribadi. Tidak ada bisnis yang benar-benar pribadi. Bisnis akan berdampak langsung dan tidak langsung terhadap kehidupan banyak orang. Sebuah startup masih bisa diperlakukan sebagai hobi sampai ada penghasilan yang serius di dalamnya dan potensi atau dampak sebenarnya pada orang lain. Selain itu, bisnis harus diperlakukan seperti bisnis.

Banyak hobi berhubungan dengan emosi karena pragmatisme. Kebanyakan hobi berkembang dari cinta semata-mata untuk sesuatu. Ada sedikit atau tidak ada ide untuk memonetisasi keterampilan atau apapun yang Anda ciptakan. Tujuannya adalah memberi bentuk pada perasaan atau keterampilan yang Anda miliki. Intinya, hobi adalah tentang emosi. Bisnis bisa berasal dari sekelompok emosi tertentu tapi tidak dapat dikelola atau dijalankan secara emosional. Anda harus selalu memiliki pragmatis terhadap bisnis Anda dan itu tidak akan terjadi jika Anda memperlakukannya sebagai hobi atau usaha emosional.

Suatu hobi sering harus dilakukan melalui mantra penundaan. Anda tidak dapat membiarkan penundaan untuk merembes masuk saat menjalankan bisnis yang sebenarnya. Ada tenggat waktu di dunia nyata, garis bawah dan uang riil dipertaruhkan. Anda tidak dapat mengambil waktu manis Anda sendiri untuk mengembangkan atau menyampaikan sesuatu.

Memperlakukan bisnis Anda seperti hobi akan lebih cepat menjadi bencana kemudian perusahaan Anda nanti akan menghilang atau tidak berkelanjutan. Selain itu, hobi pada intinya adalah tentang kepuasan pribadi. Bisnis berbeda!!

 

Terima kasih sudah membaca artikel saya, jika dirasa bermanfaat silakan share pada media sosial Anda di bawah ini.

Salam sukses!!

Tags: , ,


About the Author

Aktif serta menjadikan bidang internet marketing sebagai lifestyle business, menaruh minat terhadap affiliate marketing, Facebooks Ads, Web Developing, E-Commerce serta tidak segan berinvestasi pada tools dan software penunjang guna mendapatkan goal yang terukur, sustainable dan hemat waktu, serta siap membagikannya untuk Anda.



Back to Top ↑