Anda akan terhubung dengan saya via whatsapp

Hai, ada yang bisa kami bantu?



Bisnis Online

Published on September 25th, 2018 | by Trisna Budhiarta

Kesalahan Dalam Menjalani Affiliate Marketing

Dalam pembahasan sebelumnya saya menyampaikan sekilas mengenai apa itu Affiliate Marketing, dan sekarang sebelum saya masuk ke penjelasan cara yang benar dalam affiliate marketing, saya berikan dulu contoh kesalahan  dalam menjalani affiliate marketing yang pernah saya buat....

Hit & Run

Mayoritas affiliate marketer baru masuk ke bisnis melakukan apa yang saya sebut “hit and run” affiliate marketing. Ini adalah model yang umumnya mereka kenal karena itulah yang paling sering mereka dengar. Langkah pemasaran hit and run berlangsung seperti ini.

  1. Pilih penawaran afiliasi untuk dipromosikan.
  2. Kirim traffic ke halaman penjualan dengan PPC / PPV / CPM / Solo Ads  dll…
  3. MAKE MONEY ONLINE!

Beberapa afiliasi sangat cocok dengan model ini. Sebagian kehilangan kaos mereka (biasanya untuk gift away produk). Perang bonus untuk memenangkan kompetisi. Saya pernah juga melakukan hal seperti ini, saya menghabiskan biaya yang besar untuk promosi di facebook ads, dan mendatangkan banyak pengunjung (traffic) namun hasilnya sangat sedikit dan jauh dari apa yang sudah saya bayarkan.

Kelemahan Affiliate Marketing (bila menjalankannya tidak tepat)

Mungkin beberapa affiliate marketer sukses dengan cara ini.  Namun langkah seperti ini ibarat membangun rumah kardus yang dapat runtuh kapan saja karena kelemahan yang melekat dalam model bisnis seperti ini. Kelemahan bila menjalankan dengan cara yang tidak tepat diantaranya:

  • Pelanggan bukan milik Anda.
  • Anda hanya dibayar (komisi) sekali.
  • Anda harus tetap membelanjakan uang untuk mendapat traffic atau pendapatan pun berhenti.
  • Vendor (pemilik produk) dapat menarik/menghentikan penawaran.
  • Vendor dapat menurunkan pembayaran komisi.
  • Anda harus selalu mencari penawaran atau kontes affiliasi yang baru
  • Pesaing Anda akan melakukan hal yang sama bahkan lebih, dalam memberikan bonus kepada customer
  • Facebook menghentikan iklan Anda karena berbagai alasan
  • dan lain sebagainya, hal di atas adalah beberapa kelemahan yang terpikirkan dan pernah saya alami….

Kelemahan utama Affiliate Marketing (seperti kesalahan  dalam menjalani affiliate marketing yang pernah saya buat) adalah pelanggan bukan milik Anda. Ketika Anda melakukan penjualan afiliasi, Anda mendapatkan komisi untuk usaha Anda. Masalahnya adalah semua yang Anda dapatkan hanya komisi. Yang tidak Anda dapatkan adalah pelanggan. Dia milik vendor (pemilik produk) yang membayar komisi afiliasi Anda.

Vendor (pemilik produk) ini kemudian akan menghubungi dan menjual produk tambahan ke pelanggan dan Anda tidak akan mengetahuinya sama sekali – meskipun Anda adalah orang yang mendatangkan pelanggan. Jika Anda meraup 20 juta rupiah komisi afiliasi, dengan komisi 200 ribu per penjualan bayangkan berapa banyak pengunjung iklan yang Anda buat dan ada 100 pembeli yang menjadi pelanggan yang harusnya menjadi milik Anda. Dengan tidak memiliki pelanggan, Anda meninggalkan PULUHAN JUTAAN RUPIAH di kantong Vendor.

Pada kenyataannya bisnis dibangun dari pelanggan tetap yang membeli lebih banyak produk dari Anda. Menurut Anda, berapa lama Anda dapat bertahan dalam bisnis dengan menggunakan model bisnis yang meminta Anda membelanjakan uang untuk iklan untuk mendapatkan pelanggan bagi orang lain? Itulah kesalahan  dalam menjalani affiliate marketing yang banyak marketer lakukan juga.

 

Rahasianya…Adakah?

Rahasia untuk menghasilkan uang secara online adalah bahwa untung besar tidak ada dalam penjualan awal. Untung besar ada di penjualan setelah penjualan pertama.

Masalah bagi Anda sebagai afiliasi marketer adalah Anda hanya dibayar pada penjualan pertama. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada program afiliasi yang membayar komisi 100%? Itu karena mereka melakukan “sapu bersih” pada backend (penjualan setelah transaksi pertama), yang tidak harus mereka bagikan dengan afiliasi mereka.

Pendapatan backend inilah yang menjadikan afiliate marketer sukses pada akhirnya dengan mengembangkan produk mereka sendiri untuk dijual oleh afiliasi.

Oke kawan, jadi bagaimana model Affilate Marketing yang benar?

Silakan Anda mendaftar pada form di bawah ini untuk membaca artikel selanjutnya mengenai  cara yang benar dalam model bisnis Affiliate Marketing ini.

Jika Anda sudah bergabung (termasuk yang sebelumnya sudah bergabung),  Anda akan menerima email berisi artikel selanjutnya dan info menarik lainnya.

Terima kasih  Anda telah bersedia untuk bergabung….

 


About the Author

Aktif serta menjadikan bidang internet marketing sebagai lifestyle business, menaruh minat terhadap affiliate marketing, Facebooks Ads, Web Developing, E-Commerce serta tidak segan berinvestasi pada tools dan software penunjang guna mendapatkan goal yang terukur, sustainable dan hemat waktu, serta siap membagikannya untuk Anda.



Back to Top ↑